Rabu, 11 Januari 2017

Stranger Things

Have you ever feel something weird?
Have you ever feel something that you cant even describe with your own words?
Have you ever feel something lost inside of you but you don't lose anything?
Yep, Im talking about Stranger things.

     Bukan, Bukan series Tv yang aku bicarakan. bukan pula tentang hal hal mistis yang berkaitan dengan hal yang gaib. namun ini tentang perasaan yang bahkan kita tak tahu apa jawabannya. karena hal yang biasa nya terjadi ini dikarenakan kita tidak menginginkannya namun perasaan ini tetap muncul. lebih tepatnya disebut tentang pemaksaan yang membuat kita memikirkannya. makanya kebanyakan orang memang menghindari dari hal hal aneh yang menyangkut tentang perasaannya. Karena itupula mereka menyerah terhadap perasaan mereka sendiri.

       Banyak hal yang dapat muncul tentang perasaan perasaan aneh. mungkin salah satu contoh yang bisa aku ceritakan ialah tentang bagaimana perasaan yang berubah ubah dari apa yang kita rasakan terhadap satu orang. Satu orang yang mampu mengubah sudut pandang kita sendiri tanpa kita sadari. Satu orang yang kita anggap bisa membuat kita bahagia namun itu hanyalah sebuah harapan, satu orang yang kita pikir dia tidak akan mengecewakan diri kita tapi dia sukses membuat diri kita merasa terkecewakan, bahkan satu orang yang mampu membuat kita berfikir perasaan apa yang sebenarnya terjadi terhadap diri kita sendiri.

    Biasanya Stranger things yang menyangkut tentang perasaan ada didalam dua fase.
1. Fase pendekatan atau yang biasa kita sebut dengan PDKT (Approach Fase)
2. Fase patah hati. Entah itu patah hati ketika masih menjalin sebuah hubungan atau patah hati ketika dua orang untuk tidak berkomitmen satu sama lain. (Broken Fase)

    Ulasan pertama jelas tentang fase pendekatan. Didalam fase ini kebanyakan orang bakal merasakan hal hal aneh yang berkaitan tentang perasaan mereka, yang mana mereka sendiri tidak mampu untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada diri mereka sendiri. Kebanyakan dari mereka yang memasuki fase ini lebih rentan untuk Stalking dan Kepo untuk mengetahui apa aktifitas yang mereka (Doi) senangi, aktifitas yang bahkan seharusnya tidak untuk kita ketahui namun beralaskan perasaan aneh tadi kita jadi ingin tahu.

   Orang orang yang memasuki fase pendekatan biasanya bakal mudah untuk percaya hal hal yang manis yang mampu membuat mereka tersenyum, tertawa, dan berbahagia. kondisi ini cenderung kedalam emosi yang membuat mereka bahagia. mereka tau terkadang hal hal yang dibahas itu biasanya gombal atau some kind of bullshit tapi disatu sisi mereka hanya ingin merasakan kebahagian itu. dan itulah yang bisa kita katakan dengan stranger things coming up at the first. karena di fase inilah mereka mencoba untuk memulai sebuah jalinan asmara.

   Fase lainnya ialah ketika mereka patah hati. hal hal yang terjadi ketika orang patah hati biasanya memang membuat sebagian orang tak mampu menjelaskan dengan kata kata, bahkan mereka sendiri tidak tau bagaimana menyikapi perasaan aneh yang muncul ketika mereka patah hati. Ada yang merasa sangat marah, ada yang merasa bersyukur, ada pula berbahagia ketika mereka patah hati. kondisi patah hati seseorang biasanya di pengaruhi dari pasangan mereka masing masing, entah mereka mulai menyadari ketidak cocokan yang terus di paksakan ataupun mereka sadar akan adanya kebenaran dibalik hubungan mereka.
 
   Fase ini condong kedalam emosi yang membuat seseorang merasakan sakit, yang dapat membuat seseorang merasakan sedih bahkan depresi. Emosi seseorang ketika patah hati biasanya tak menentu, yang mana mereka biasanya bakal melampiaskan emosi mereka kesesuatu yang membuat mereka merasa lebih baikan setelah melakukannya. Tidur, makan, hangout, atau hanya meratapi apa yang sudah terjadi.

   Singkat cerita Stranger things bisa muncul kepada semua orang, entah itu berupa perasaan aneh yang memang mereka kehendaki atau perasaan aneh yang bahkan mereka tak mau memikirkannya namun perasaan itu selalu muncul dan menghantui pada diri kita sendiri.

        "That's weird when someone change us into different person with different perspective"

Jumat, 06 Januari 2017

1 Januari 2017

Its been awhile since the last time I write in here, in this blog. atau emang saya tidak pernah menulis ya di blog ini. Well, memang sih untuk konsisten didalam apapun itu sulit terlebih lagi kita tidak dilatih untuk ini. anyway kenapa malah jadi cerita masalah blog ini ya. lets begin the story tho'.

     At the end of 2016 it was incredible. I spent my last night on 2016 with my brother not in real particular brother, abang sepupu tepatnya. but still I consider him as my brother cause we close enough #bromance. Last night of that day I spent with him with a lot of things dan salah satunya ialah menonton Manchester United Vs Middlesbrough yang mana tidak di tayangkan di tivi lokal dan mengharuskan kita untuk streaming melalui koneksi internet. Well, some people out there spent their last night of 2016 with jalan jalan, party, hangout and so on while we only watched football *nangis di pojokan*. tak lama setelah menonton bola kami memutuskan untuk membakar sate dan jagung yang telah di sediakan dari rumah abang saya sendiri. sambil membakar sate, beberapa dari adik saya telah memasang infokus untuk menonton film pilihan mereka yaitu Train to Busan.

     Jam sudah menunjukan pukul 00.00, serentak pula kembang api dari sekeliling rumah menyala. namun bukan itu hal yang aku fokuskan tetapi aku lebih memfokuskan diri ke timeline Twitter yang cukup menarik pada malam itu dan beberapa chat personal yang masuk ke handphoneku. beberapa di antara nya memberikan selamat, beberapa yang lain memberikan doa yang terbaik. namun hanya satu orang yang cukup membuatku menunggu ucapan darinya. Dan dia jugalah orang yang mematahkan semangat hari ulang tahunku tepat tengah malam tersebut. dia tahu, dia selalu tahu kalo aku adalah orang yang senang dengan pesan yang tersusun rapi dan telah direncanakan sebelumnya. namun beberapa kalimat setelah ucapan ulang tahun itu langsung membuatku patah hati, dia memang mendoakan namun konsep yang ia tulis dibalik tulisan doanya itu tak dapat dikenang sekalipun, akupun tak dapat membaca excitement yang ada didalam teks tersebut. namun aku coba berfikir sebaikannya aku mengucapkan terima kasih karena setidaknya ia masih sempat untuk mengucapkan doa doa yang ada didalamnya. berbekal terima kasih aku pun berusaha menyembunyikan perasaan yang sebenarnya. sakit? pasti. Namun memang tak semestinya manusia berharap pada seseorang begitu tinggi. malam itu berakhir dengan perasaan gelisah yang tak mengerti harus di selesaikan bagaimana caranya.

      10.00 AM. pagi itu cukup cerah, I make a plan with my sister but overall both of us decide to... sleep again until 1pm. selesai dengan pekerjaan rumah di tanggal satu kami akhirnya memutuskan untuk pergi bersama keluarga. aku, mama, kakak, adikku, serta dua orang adik sepupu ikut dalam rombongan sore itu. didalam hati sebenarnya aku sudah mengumam "I wish I could go away with myself but no! I cant! I should enjoy it with them. and first destination: Taman Jomblo. Sore di taman Jomblo di hari minggu merupakan pilihan yang bagus untuk orang orang yang suka akan keramaian. tak lama berada disana hanya sekitar 1-2 jam, akupun sibuk dengan kamera untuk mengambil beberapa foto yang ada di taman tersebut dan beberapa footage video while the others start siting under the tree to receive free wifi which provided by Mayor Jambi city.

      After magrib, my sister told me that she wants to meet her friends at Lippo Mall, So I need to carry them to the Mall. At the first I was so much bored to death after dinner, there is nothing I can do until I start walking into public area and look people around me. I just watching them nice and quietly. I saw some of them smile the others tired and angry and so on. Then, I figure it out everything. What I need to bless is I still alive and still healthy despite all of Broken-heart-thing lately over everything. karena kadang banyak ngeluhnya, kadang banyak mikirnya, dan kadang hanya fokus pada satu hal yang gak menentu. tapi yang paling penting sekarang adalah kebahagiaan yang muncul kalo kita pantas untuk bahagia.